Rencana Tidak Akan Menjadi Apapun Tanpa Tindakan
Dalam hidup, manusia diciptakan dengan memiliki otak untuk berpikir,
yang kemudian memang harus digunakan untuk memikirkan kehidupannya. Oleh sebab
itu juga manusia selalu penuh dengan rencana, tidak ada satu manusia pun di
dunia ini yang ingin hidup sengsara, semuanya ingin hidup di kelas dan tingkat
yang terbaik. Setiap manusia pasti memiliki rencana di dalam hidupnya, rencana
memang penting, karena dengan rencana anda bisa melakukan suatu hal dengan tersistem.
Tetapi rencana tidak akan menjadi apapun tanpa tindakan. Jika diibaratkan,
rencana hanyalah wacana untuk suatu hal. Semua hal yang hanya berhenti pada
titik wacana, selamanya tidak akan terjadi perubahan. Hingga dilakukan tindakan
yang nyata, semua orang memiliki rencana masing-masing di dalam hidupnya, entah
dalam hal apapun. Tetapi tidak semua orang mampu melakukan tindakan yang nyata.
Rencana tidak akan menjadi apapun tanpa tindakan, seseorang bisa saja
menyusun sebuah rencana yang sangat matang, tetapi akan sia-sia saja tanpa
tindakan yang nyata. Semua perencanaan yang telah dituliskan hanya akan menjadi
setumpuk sampah jika tidak dilakukan aksi yang nyata. Rencana adalah salah satu
bagian penting, tetapi tindakan adalah yang terpenting. Jika anda hanya mampu
pada titik perencanaan, sama saja anda menambah tumpukan sampah, buang-buang
pikiran yang sia-sia. Segala perencanaan tidak akan berjalan tanpa tindakan
yang nyata. Semangat menyusun rencana harus diturunkan saat melakukannya.
Terkadang orang hanya bersemangat saat menyusun rencana, itu karena rencana
adalah sebuah wacana, sebuah angan-angan, semuanya akan terasa mudah. Tetapi
ada saja yang membuatnya malas melakukan tindakan. Maka sampai kapanpun rencana
itu hanya akan menjadi sebuah rencana, hanya setumpuk sampah yang tidak
berguna.
Bertindak tanpa rencana juga bukan hal yang bijak, bertindak tanpa
rencana akan membuat anda lemah dan mudah goyah. Tanpa perencanaan, anda akan
bingung kemana anda harus melangkah, tindakan apa yang seharusnya anda lakukan,
dan apa yang menjadi tujuan anda. Saat anda tidak memiliki tujuan, sekuat
apapun anda berjuang, tindakan apapun yang anda lakukan, selamanya anda tidak
akan ada di suatu titik yang membuat anda pantas menghela nafas dan bersyukur
kepada Tuhan atas sebuah pencapaian. Rencana dan tindakan sama-sama penting,
keduanya tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, rencana sangat membutuhkan
tindakan yang nyata, dan sebelum bertindak memerlukan perencanaan yang matang.
Meskipun pada kenyataannya, terkadang kenyataan tidak sesuai dengan rencana,
setidaknya jika anda memiliki rencana untuk suatu hal, anda memiliki benang
merah untuk sampai ke sana. Jadi anda akan menemukan rencana-rencana lain yang
akan membawa anda sampai pada tujuan anda. Rencana akan membuat anda jauh lebih
kuat dalam melakukan tindakan, apalagi jika rencana anda dibuat dengan matang
dan penuh dengan pertimbangan.
Saat menyusun sebuah rencana, seharusnya juga anda memikirkan banyak
hal. Bahkan segala hal yang berkaitan harus masuk dalam proses penyusunan
rencana tersebut. Anda harus memikirkan resiko, kemudian juga anda harus
memikirkan bagaimana jika nanti rencana tidak berjalan sebagaimana semestinya.
Itulah salah satu alasan kenapa anda harus memiliki rencana tambahan atau
rencana lain. Seseorang yang cukup
bijak, selalu memiliki rencana cadangan. Saat membuat rencana, seharusnya anda
sudah paham dengan apa yang akan anda rencanakan. Sehingga rencana tersebut
mampu dijalankan sebagaimana semestinya. Kalaupun ada resiko, seharusnya anda sudah
memahaminya, sehingga anda bisa merencanakan rencana cadangan untuk menghindari
atau meminimalisir resiko tersebut.
Memang dalam sebuah perencanaan, sudah sewajarnya anda mempelajari
banyak hal yang berkaitan. Sehingga rencana yang anda susun adalah rencana yang
matang dan masuk akal untuk dilakukan. Lebih jauh dari itu, penyusunan rencana
juga seharusnya memudahkan anda saat melakukan tindakan yang nyata nantinya.
Anda harus memikirkan apakah anda mampu melakukan setiap rencana yang anda
susun, jika menurut anda itu terlalu sulit, anda bisa mengganti rencana
tersebut, atau setidaknya menyiapkan rencana cadangan jika saja rencana awal
tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Semua orang bisa menyusun rencana dan
strategi, tetapi tidak semua orang bisa menyusun rencana dan strategi yang
baik. Oleh sebab itu, saat perencanaan juga membutuhkan orang yang benar-benar
pandai dalam hal ini.
Kembali lagi pada tindakan nyata, sebagus apapun rencana yang telah
disusun, rencana tidak akan menjadi apapun tanpa tindakan. Saat melakukan
tindakan atas sebuah perencanaan, mungkin anda akan berada pada hal yang tidak
sesuai harapan. Disini dibutuhkan lagi perencanaan tambahan, anda tidak pernah
tau apa yang akan anda lewati di depan sana. Anda hanya bisa merencanakan dan bertindak,
tetapi terkadang kenyataan tidak sesuai dengan rencana, karena anda bukan
Tuhan, jadi anda tidak pernah tau halang rintang di depan anda. Kendati
demikian, rencana akan menguatkan anda dalam melakukan tindakan, kalaupun ada
rencana tambahan, itu adalah hal yang wajar.
Tidak semua orang mampu menyusun rencana dengan baik, tapi sudah
sepantasnya semua orang memiliki rencana, setidaknya untuk dirinya sendiri.
seseorang yang hidup tanpa sebuah perencanaan, akan buta saat melangkah, maka
selamanya dia akan berpegangan dengan orang lain untuk menuntunnya, entah
kemana. Seseorang yang tidak memiliki rencana di dalam hidupnya, hanya akan
mengikuti arus yang ada, entah kemana arus akan membawanya, apakah ke lautan
atau ke empang, dia tidak pernah perduli dengan hal itu. Orang-orang seperti
itu yang seharusnya tidak anda ikuti, anda harus memiliki perencanaan di dalam
hidup anda, anda harus memiliki semangat juang yang tinggi untuk melakukan
tindakan yang nyata, maka anda akan sampai pada tujuan anda.






